Ekonomi

Pria ini Raup Omzet 10 juta dari Jualan Es Doger

KabarInhil.com – Untuk bisa meraih Omzet 10 juta dari Jualan Es Doger merupakan kesuksesan dibutuhkan pergorbanan dan perjuangan. Seperti pria pemilik kedai Es Doger yang bernama Maringan Tuah satu ini. Rela meninggalkan bangku perkuliahan untuk mencari nafkah menyambung hidup.

Awal menjalani usaha, hinaan selalu diterimanya saat masih merintis usaha. Dia tetap semangat dan berjuang berjualan menghiraukan hinaan yang dilontarkan oranglain. Bagaimana bisa seorang pria bernama Maringan Tuah ini sukses hanya dengan jualan es doger, berikut kisahnya?

Melansir dari akun Youtube Kawan dapur dan merdeka.com, simak ulasan dan informasinya sebagai berikut.

Berhenti Kuliah Demi Mulai Usaha

Sebagian warga Yogyakarta tidak asing lagi dengan Es Doger, ini sudah menjadi minuman penghilang dahaga sehari-hari. Berlokasi di Jalan Kusbini dan lebih tepatnya didepan Balai Yasa, usaha Es Doger milik Maringan Tuah ini selalu ramai pengunjung. Terdapat kisah yang sangat menarik dibalik sukses nya usaha Es Doger dari sosok pria bernama Maringan Tuah, pemilik kedai Es Doger.

“Ceritanya dulu saya pernah kuliah, kuliah mengambil jurusan pelayaran. Terus ya itu bapak saya meninggal dunia, yang biayain saya kuliah enggak ada. Kuliahnya hanya tinggal semester akhir. Pilihan saya cuma dua, mau lanjut jualan antara lanjut kuliah,” ungkap Maringan Tuah pemilik usaha Es Doger.

“Kalau saya nerusin kuliah, enggak ada lagi yang biayain. Kalau nerusin jualan, bisa nyari biaya lanjutin hidup,” sambungnya.

Baca Juga: 5 Keahlian Digital Yang Dibutuhkan Di Era Metaverse

“Terus seminggu saya jualan untung hari pertama hanya Rp40 ribu. Ada satu mingguan itu cuma dapat Rp150-200 ribu. Nah terus saya berpikir ini bisa untuk dijadikan jalan hidup,” jelasnya.

Banyak Mengaku Saudara

“Saya dulunya dari nol banget, hanya meja belajar ditumpuk. Saya tata sirup sama wadah-wadahnya itu. Tapi orang usaha apa saja, kamu lihat orang sukses apa saja tanya pasti dari yang paling pahit dulu,” ungkapnya.

“Ya memang itu sudah umum pada saat kita di bawah, dihina itu sudah umum. Kalau pada saat kita di atas, jangankan teman begini, yang kere-kere itu saja ngaku ‘wah, itu temanku dulu gini, gini, gini’. Yang enggak saudara saja ngaku saudara, saudara jauh di dekat-dekatin dari simbahnya. Kalau enggak cocok simbah dari nenek moyangnya,” paparnya.

Omzet 10 juta dari Jualan Es Doger

“Untuk (Omzet) penghasilan enggak pasti Mas. Kalau pas adikku enggak jualan Es Doger bisa dari Rp 10jt,” ungkapnya.

“Adik, bukan saingan itu adik. Adik dulu kan ikut saya, yang modalin juga saya. Gimana-gimana ya saudara, mau sukses mau susah ya tetap ketemunya saudara,” jelasnya.

Risky S

Disqus Comments Loading...

Recent Posts

Bupati Muhammad Wardan Berkomitmen Mendukung Pemasaran Madu Rimba Jaya

Tempuling - (Kabarinhil.com) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Muhammad Wardan, baru-baru ini menghadiri proses panen madu… Read More

2 months ago

Muhammad Wardan Tanam Perdana Program PKSP di Desa Mugomulyo

Indragiri Hilir - (kabarinhil.com) Bupati Indragiri Hilir, HM. Wardan, bersama Ketua TP-PKK Inhil, Hj. Zulaikhah… Read More

2 months ago

Persiapan Pasukan Paskibraka Inhil Menuju HUT RI Ke-78

INDRAGIRI HILIR - (Kabarinhil.com) Dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang… Read More

4 months ago

Bupati Inhil HM Wardan Dianugerahi Lencana Wira Bina Desa pada HUT Riau Ke-66

Pekanbaru - (Kabatinhil.com) Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau yang ke-66, Bupati… Read More

4 months ago

Ribuan Narapidana di Riau Diusulkan Mendapatkan Remisi

Riau - (Kabarinhil.com) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau telah mengajukan sebanyak 9.528 narapidana… Read More

4 months ago

Pengumuman Penempatan PPPK Kemenag Riau: Tunggu SK dan Anggaran

Pekanbaru - (Kabarinhil.com) Proses administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kantor Wilayah… Read More

4 months ago

This website uses cookies.