Bupati Inhil, H. Muhammad Wardan Gerak Cepat Atasi Banjir

Bupati Inhil, H. Muhammad Wardan Gerak Cepat Atasi Banjir

H. Muhammad Wardan HM Wardan Inhil
Share Artikel ini

Tembilahan (Kabar Inhil) – Bupati Inhil, H. Muhammad Wardan Gerak Cepat Atasi Banjir. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Indragiri (SK) Bupati Indragiri Hilir tanggal 04-11-2022 s/d 31-12-2022, yang memberlakukan status siaga darurat untuk penanganan risiko banjir di hilir Indragiri2 pada tahun 2022.

Menerbitkan Surat Perintah (SK), Bupati Inhil H. Muhammad Wardan mengarahkan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana untuk segera mengambil tindakan mengatasi krisis banjir di beberapa wilayah hilir Kabupaten Indragiri.

Bupati Inhil, H. Muhammad Wardan Gerak Cepat Atasi Banjir - Surat Keputusan Bupati Indragiri (SK) Bupati Indragiri Hilir

Menurut data yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, terdapat 12 desa/keluhan yang terdiri dari 1.876 KK dan 7.928 jiwa yang berasal dari enam kecamatan terdampak banjir pada tahun 2022, yaitu Kecamatan Batang Tuaka, Tembilahan Hulu, Tempuling, 2022; Keritang dan Kemuning.

Menelisik dan memberikan bantuan di Desa Kuala Sebatu beberapa waktu lalu, Bupati Inhil H. Muhammad Wardan mengatakan, “Saat ini Pemkab Indragiri Hilir telah memberikan 100 ton beras kepada korban banjir.

Baca juga: Bupati Muhammad Wardan Minta Masyarakat Waspada Dan Siaga Hadapi Bencana Banjir

Berdasarkan instruksi langsung dari Bupati Inhil, dibentuklah tim TRC BPBD Kabupaten Indragiri Bawah dan TAGANA Dinsos Inhil untuk menyelidiki dan mengumpulkan informasi serta menyalurkan bantuan kepada korban banjir secara langsung.

Bupati Inhil H. Muhammad Wardan juga mengarahkan Camat, Kepala Desa/Lurah wilayah untuk atasi banjir di daerah yang terkena bencana banjir untuk bergabung dengan Forkopimcam untuk penyederhanaan sistem penanggulangan bencana banjir.

Informasi lebih lanjut dari PUPR Provinsi Riau melalui Dinas PUTR Hilir Indragiri Pada tahun anggaran 2022, Pemprov Riau akan melanjutkan desain kontrak Sungai Reteh dan model operasional mulai dari awal di Desa Kayu Raja sepanjang 4 km dengan penghematan 1,9 miliar.

Bupati Inhil, H. Muhammad Wardan Gerak Cepat Atasi Banjir - Strategi atasi banjir inhil

Tidak hanya pada tahun 2022, normalisasi Sungai Reteh akan berlanjut dari tahun 2023 hingga 2025 dengan model swadaya menggunakan sumber daya air dan amfibi dengan nilai nominal 1,5 miliar per tahun.

Baca juga: H. Muhammad Wardan Perintahkan BPBD Inhil, Pihak Kecamatan Keritang Survey Dampak Banjir

Selain pembangunan proyek yang dibiayai dari APBD Provinsi Riau, APBD Indragiri hilir setiap tahun terus berlanjut untuk normalisasi sungai.


Share Artikel ini
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments