Bupati Inhil Bahas Penanganan Banjir Bersama Perwakilan Masyarakat Keritang

Bupati Inhil Bahas Penanganan Banjir Bersama Perwakilan Masyarakat Keritang

H. Muhammad Wardan HM Wardan Inhil
Share Artikel ini

Tembilahan (Kabar Inhil) – Bupati Inhil Bahas Penanganan Banjir Bersama Perwakilan Masyarakat Keritang. Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Muhammad Wardan menyambut baik Camat Keritang dan Kepala Desa Kuala Keritang serta perwakilan dari Desa Keritang dan Lurah Pasarin Kembang ada pembicaraan serius untuk menangani banjir saat ini permasalahan yang dihadapi warga dapil Keritang khususnya Kuala Keritang di ruang rapat lantai 5 kantor Bupati Inhil, Selasa (15 November).

Dihadapan Bupati Inhil dan para Kepala Dinas dan Dinas Pemerintah Kabupaten Inhil, Kepala Desa Kuala Keritang mengajukan berbagai pertanyaan dan secara gamblang menyampaikan tuntutan warga Kuala Keritang kepada Pemprov terkait penanganan banjir di Kuala Keritang.

Ia menjelaskan, risiko banjir akibat jebolnya bendungan yang menjadi penahan aliran Sungai Reteh yang debitnya sangat tinggi, sehingga tidak bisa menjangkau desa dan intensitas hujannya juga sangat tinggi.

Lebih lanjut, perwakilan desa Kuala Keritang yang juga tokoh pemuda desa bernama Iqbal mengatakan bahwa situasi ini telah terjadi lebih dari satu kali, sehingga banyak lahan pertanian di daerah itu rusak.

“Saya memohon atas nama pemuda dan masyarakat Kuala Keritang bahwa ini menjadi perhatian pemerintah provinsi, sayang sekali begitu banyak lahan pertanian lokal yang rusak dan mudah-mudahan ini bisa dibantu dan ditanggulangi,” ujarnya. dikatakan. .

Bupati Inhil H. Muhammad Wardan menyambut positif hal ini dan mengapresiasi pemerintah kabupaten dan desa yang menyampaikan keinginan pemerintah dan juga menekankan perlunya hal ini untuk meningkatkan hubungan antara masyarakat dan pemerintah.

Baca juga: Bupati Inhil, H. Muhammad Wardan Gerak Cepat Atasi Banjir

Selain menyimak, Bupati H. Muhammad Wardan juga secara gamblang memaparkan berbagai perkembangan, saran dan langkah yang diambilnya untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Desain sudah kami lakukan bahkan sudah mulai mengebor bentuk normal Sungai Reteh dengan ekskavator, tapi belum cukup bagus,” kata Bupati.

Ia juga mengatakan bahwa pekerjaan mengenai keadaan normal sungai Reteh direncanakan pada tahun 2025.

“Kita sudah rencanakan 10 km pada 2023 dan akan berlanjut pada 2024-2025 dengan 10 km yang sama per tahun,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa jalan juga sedang dibangun melalui desa Keritangi, yang tinggal menunggu pekerjaan selesai.

“Demi pembangunan, insya Allah semuanya kita prioritaskan untuk menciptakan peluang dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat. Ini hanya tinggal menunggu waktu, semoga semuanya berjalan lancar,” kata Bupati.

Di akhir diskusi, Bupati Inhil, H. Muhammad Wardan menekankan kepada seluruh kepala dinas dan instansi pemerintah daerah Inhil bahwa mereka akan bersinergi dan mampu bahu membahu membantu korban bencana alam. bencana alam.

“Sesuai manifesto yang saya tandatangani beberapa waktu lalu tentang kesiapsiagaan darurat banjir Inhili, makanya para kepala dinas, dinas dan divisi Pemkab Inhil bisa membantu masyarakat yang menghadapi bencana.” di ladangnya,” kata bupati.

Baca juga: H. Muhammad Wardan Perintahkan BPBD Inhil, Pihak Kecamatan Keritang Survey Dampak Banjir

Mengetahui hal tersebut, masyarakat Desa Kuala Keritang dan sekitarnya melalui Camat Keritang Mhd Daud menyampaikan terima kasih kepada Bupati Inhil H. Muhammad Wardan yang menerima dan menanggapi permintaan dan keinginan masyarakat Desa Kuala Keritang.

“Kami seluruh kecamatan Keritang khususnya kelurahan Kuala Keritang dan sekitarnya mengucapkan terima kasih atas respon dan inisiatif yang telah menunjukkan minat pemerintah khususnya Bupati Inhil terhadap kami dan seluruh masyarakat Inhil. “Semoga semua yang kita harapkan berjalan dengan baik”, ujarnya.


Share Artikel ini
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments